Noor Saidah

Noor Saidah, S.Pd.SD., lahir di Kudus, 6 September 1966, 1982 menamatkan pendidikan di SMP N1 Gebog,Kudus, dan lulus SPGN Kudus tahun 1985, tanggal 1 Juni...

Selengkapnya
Cermin Kesayanganku

Cermin Kesayanganku

Wahai cermin kesayanganku

Entah mengapa diri ini

Entah kenapa dengan diri ini

Tak tahan melihat bayanganku sendiri

Begitu sakit merajam dada

Salah cermin ataukah salah diri ini

Mengapa bayangan di cermin ini lebih glamor dan bahagia

Mengapa bayanganku sedang menggendong si buah hati

Begitu menggemaskan

Sebentar kutengok diri ini

Ternyata belumlah sama dengan bayanganku

Wahai cermin kesayanganku

Diri ini begitu rindu, bahkan rindu ini begitu kejam menyiksa

Hingga menghadirkan cemburu yang membabi buta

Hingga diri ini kadang lupa

Bahwa hidup ini sudah ada yang ngatur

Bahwa setiap makhluk akan menjalani takdirnya masing-masing

Namun diri ini tak kan pernah berhenti berharap

Suatu saat juga akan sama seperti bayanganku

Dan dunia pun dipenuhi warna bunga

Istanaku, 21 Agustus 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Semoga bayangan di cermin akan sama seperti apa yang diharapkan. Puitis...Bunda. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bunda.

22 Aug
Balas

Aaamiiin ya Allah... bunda Hana, semoga kenyataan sama dengan bayangan.. barakallah.Sehat dan sukses bund

22 Aug

Puisi indah berbalut doa dan harapan, semoga terkabul. Sukses selalu dan barakallah fiik

22 Aug
Balas

Aaamiiin . Semoga diijabah oleh Allah SWT. Terimakasih bunda Pipik atas doanya. Semoga bunda Pipik juga dikaruniai kesehatan dan kesuksesan. Barakallah

22 Aug

Wah, dalam sekali puisi ini.

22 Aug
Balas

Iya pak. Kondisi jiwa yang penuh harap. Dan harapan yang begitu tinggi hingga menyalahkan bayangannya. Lebih parah lagi menyalahkan cerminnya. Terimakasih sudah berkunjung.Barakallah

22 Aug

Harap dalam resah. Semoga diijabah. Semangat bunda, sehat dan sukses selalu. Barakallah.

22 Aug
Balas

Aaamiiin bunda Rita .Terimakasih doanya. Barakallah

22 Aug
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali